PENDAFTARAN CALON ANGGOTA PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI (PPLN) 2019

PENGUMUMAN

PENDAFTARAN CALON ANGGOTA PANITIA PEMILIHAN LUAR NEGERI (PPLN)
DALAM PENYELENGGARAAN PEMILU

KEDUTAAN BESAR REPUBLIK INDONESIA DEN HAAG – BELANDA

Nomor: 103/KUAI/PL/II/2018

Dalam rangka pembentukan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) dalam Penyelenggaraan Pemilu di wilayah akreditasi Kedutaan Besar Republik Indonesia Den Haag, maka KBRI Den Haag berdasarkan atas kewenangan yang diberikan oleh Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, membuka kesempatan bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang memenuhi persyaratan untuk mendaftarkan diri sebagai calon anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri dalam Penyelenggaraan Pemilu di wilayah akreditasi KBRI Den Haag.

Adapun ketentuan pendaftaran adalah sebagai berikut:

1.

Persyaratan calon anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN), yaitu:

  a.

Warga Negara Indonesia;

  b.

Setia kepada Pancasila sebagai dasar Negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945;

  c.

Mempunyai integritas, pribadi yang kuat, jujur, dan adil;

  d.

Memiliki pengetahuan tentang Pemilu;

  e.

Memiliki izin tinggal yang berlaku di wilayah akreditasi kantor Perwakilan Republik Indonesia yang dibuktikan dengan bukti izin tinggal untuk berada di wilayah negara yang bersangkutan dan Paspor Republik Indonesia atau Surat Perjalanan Laksana Paspor Republik Indonesia;

  f.

Tidak pernah menjadi anggota Partai Politik yang dinyatakan dengan surat pernyataan yang sah atau paling singkat 5 (lima) tahun tidak lagi menjadi anggota Partai Politik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari pengurus Partai Politik yang bersangkutan;

  g.

Bebas dari penyalahgunaan narkotika;

  h.

Berpendidikan paling rendah Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat;

  i.

Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih;

  j.

Tidak pernah dijatuhi sanksi pemberhentian tetap oleh KPU/KIP Kabupaten/Kota atau Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu;

  k.

Mampu secara jasmani dan rohani.

2.

Mengajukan surat lamaran yang ditunjukkan kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia Den Haag dengan dilampirkan:

  a.

Fotokopi Paspor Republik Indonesia atau Surat Perjalanan Laksana Paspor Republik Indonesia atau Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) yang masih berlaku;

  b.

Fotokopi izin tinggal yang masih berlaku untuk berada di wilayah akreditasi KBRI Den Haag (diutamakan yang telah memiliki izin tinggal sampai dengan Oktober 2019);

  c.

Daftar Riwayat Hidup;

  d.

Pas foto warna terbaru ukuran 4x6 sebanyak 3 (tiga) lembar;

  e.

Surat pendaftaran sebagai calon anggota PPLN di Den Haag, Belanda (lihat Lampiran A);

  f.

Surat pernyataan di atas materai Rp. 6.000,- (lihat Lampiran B), yang menyatakan:

    -

Setia kepada Pancasila sebagai dasar Negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945;

    -

Mempunyai integritas, pribadi yang kuat, jujur, dan adil;

    -

Tidak pernah menjadi anggota Partai Politik paling singkat 5 (lima) tahun;

    -

Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih;

    -

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu apabila pernah menjadi anggota PPK, PPS, dan KPPS pada Pemilu atau Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

  g.

Fotokopi ijazah Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat atau ijazah terakhir yang dilegalisasi oleh pejabat yang berwenang atau surat keterangan dari lembaga pendidikan formal yang menyatakan bahwa yang bersangkutan sedang menjalani pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA)/sederajat;

  h.

Surat keterangan bebas dari penyalahgunaan narkotika;

  i.

Surat keterangan kesehatan dari rumah sakit setempat.

 

Calon pelamar dapat melampirkan keterangan atau bukti lain yang mendukung kompetensi calon.

 

Lamaran dibuat masing-masing rangkap 3 (tiga), terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) fotokopi.

 

Dokumen lamaran (versi hardcopy) dapat disampaikan ke KBRI Den Haag c.q. Fungsi Protokol dan Konsuler (yang beralamat di: Tobias Asserlaan 8, 2517KC Den Haag). Sedangkan dokumen lamaran (versi softcopy)dapat disampaikan melalui alamat email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it. .

 

Waktu penerimaan berkas pendaftaran mulai tanggal 13 Februari s/d 17 Februari 2018.

 

Adapun kerangka waktu tahapan pembentukan PPLN yang telah ditentukan oleh KPU adalah sebagai berikut:

 

No

Kegiatan

Lama

Tanggal

Mulai

Selesai

1

Pengumuman Pendaftaran Calon Anggota PPLN

3 (tiga) hari

10 Februari 2018

12 Februari 2018

2

Penerimaan Pendaftaran Calon Anggota PPLN

5 (lima) hari

13 Februari 2018

17 Februari 2018

3

Penelitian Administrasi Kelengkapan Persyaratan Calon Anggota PPLN

3 (tiga) hari

18 Februari 2018

20 Februari 2018

4

Pengumuman Hasil Seleksi Anggota PPLN

2 (dua) hari

21 Februari 2018

22 Februari 2018

5

Penyerahan Nama-nama Anggota PPLN ke KPU

3 (tiga) hari

23 Februari 2018

25 Februari 2018

6

KPU menerbitkan SK Pembentukan Anggota PPLN

1 (satu) hari

8 Maret 2018

       

Den Haag, 9 Februari 2018

KEPALA PERWAKILAN REPUBLIK INDONESIA - DEN HAAG

TTD. 

(I GUSTI AGUNG WESAKA PUJA)
DUTA BESAR LUAR BIASA DAN BERKUASA PENUH

Lampiran:

  1. Pengumuman dalam format PDF
  2. Form Pendaftaran dan Pernyataan dalam format PDF
  3. Form Pendaftaran dan Pernyataan dalam format DOCX

sexofogo.com

Follow Us