Walikota Ambon Tanda Tangani 2 LoI Kerja Sama Energi Terbarukan dan Air Bersih

Pemerintah Daerah Maluku dan Kota Ambon mempromosikan berbagai peluang kerja sama pembangunan infrastruktur, termasuk bidang pengelolaan air dan energi, melalui Forum Infrastruktur Maluku yang di gelar di KBRI Den Haag, 29 Agustus 2017.

Pada Forum ini, Walikota Ambon, Richard Louhannapessy, juga menandatangani 2 Letter of Intent (LoI) yaitu kerja sama Penghematan Penggunaan Energi, Penyimpanan dan Pengembangan Energi Terbarukan antara Kota Ambon dan Nextra Technologies serta LoI antara Kota Ambon dengan Engeldot International BV mengenai Proyek Pengembangan Air. Kedua LoI tersebut merepresentasikan kerja sama untuk mendukung rencana pengembangan ekonomi Maluku.

“Pembangunan infrastruktur merupakan prioritas pemerintah Indonesia, khususnya di kawasan timur Indonesia, termasuk Maluku. Saya mengharapkan forum ini akan berujung pada peningkatan kerja sama pembangunan infrastruktur untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di kawasan Timur Indonesia”, demikian disampaikan Dubes RI I Gusti Agung Wesaka Puja, yang membuka program ini. Dubes RI Den Haag juga menyampaikan apresiasi positif atas penandatanganan 2 LoI yang dapat mendukung upaya percepatan pembangunan infrastruktur di Maluku.

Hadir pada forum ini delegasi dari Maluku, antara lain, Sekretaris Daerah Pemprov Maluku, Walikota Ambon, Asisten Gubernur Maluku bidang Ekonomi, Keuangan dan Investasi, dan beberapa Kepala Dinas. Hadir pula pengusaha Belanda terkait isu water management dan energi terbarukan serta perwakilan dari Kementerian Infrastruktur dan Lingkungan Hidup, the Netherlands Water Partnership (NWP) dan berbagai lembaga terkait lainnya.

Beberapa proyek infrastruktur yang turut dipromosikan oleh Pemda Maluku dan Ambon antara lain energi terbarukan, pengelolaan air, termasuk infrastruktur penyediaan air bersih, penanggulangan banjir, infrastruktur pelabuhan laut, perikanan terpadu dan pengembangan kawasan pertumbuhan Ambon Waterfront City.

Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Hamim bin Thahir, dalam paparannya, mengundang para investor Belanda untuk ambil bagian dalam pembangunan konektivitas “Trans Maluku” yang menghubungkan pulau-pulau di Provinsi Maluku. Berkenaan dengan rencana tersebut, investor Belanda diharapkan dapat berinvestasi pada berbagai proyek pelabuhan di Maluku dan juga mengembangkan energi listrik di berbagai wilayah di Maluku.

Hal senada juga disampaikan Reza Maspaitella, wakil KADIN Indonesia bidang Pengembangan Investasi Dalam Negeri. Reza Maspaitella menyampaikan bahwa fokus percepatan pembangunan di Maluku diprioritaskan pada pengembangan sektor energi, pembangunan konektivitas, serta pembangunan infrastruktur di bidang water management, bandara, pelabuhan, jembatan serta transportasi air. Dijelaskan juga mengenai sektor-sektor potensial Maluku terutama di bidang perikanan, pertanian, pariwisata, serta energi dan pertambangan.

Selain penyelenggaraan forum bisnis, delegasi Ambon dan Maluku juga akan menyelenggarakan malam budaya Maluku tanggal 2 September 2017 di kota Barneveld, Belanda, untuk mempromosikan seni, budaya dan pariwisata Maluku. Hal ini seiring dengan upaya Pemerintah Kota Ambon untuk memperkenalkan kota Ambon tidak hanya sebagai Waterfront City, namun juga sebagai City of Music.

sexofogo.com

Follow Us